Maret 2026

Ujian

Kita pasti pernah (dan mungkin masih) memiliki teman yang menjengkelkan; partner kerja yang tak dapat diandalkan; tetangga yang seringkali menyulut kemarahan; atau bahkan kerabat yang membuat kita tak nyaman. Kita kadang jengkel, kesal, marah, menggerutu, hingga mengeluh karena keberadaannya. Bahkan kalau bisa, kita ingin pergi jauh-jauh hingga tak dapat lagi bertemu. Padahal dengan dipertemukan dengan […]

Ujian Read More »

Cerpen – Haru dan Bahagia

Manusia menangis karena dua alasan, karena bersedih dan karena bahagia. Aku menangis karena alasan ketiga: tak bisa melakukan keduanya. Semenjak kehidupan mengambil segalanya dariku, aku bersumpah kepadanya untuk tidak akan pernah menangis. Dan asal kalian tahu, aku benar-benar tak pernah menangis semenjak itu. Bahkan setelah kematian dua orang yang amat kucintai: nenekku hampir setahun lalu,

Cerpen – Haru dan Bahagia Read More »

Cerpen – Samudera dan Awan

Diam-diam, Samudera mengagumi Awan. Tak henti-hentinya ia memandang. Seharian kadang. Ia adalah secret admirer sejati sang Awan. Semenjak dulu, sebelum mereka bertemu. Bahkan mungkin sesaat setelah mereka berdua diciptakan. Dan sebelum kata secret admirer itu sendiri ditemukan. Hampir setiap hari mereka bertemu, namun tak pernah Samudera berani mendekati Awan. Selain tak berani, mana mampu? Ia

Cerpen – Samudera dan Awan Read More »

Cerpen – Masa Kecil Yang Hilang

“Lumpat, Nas.. geuraan.geuraan..!” teriakku dalam bahasa Sunda pada Anas sekeras-kerasnya. Ia membalas teriakanku dengan lari sekencang-kencangnya. Aku layaknya fans fanatik sepak bola yang sedang meneriaki salah seorang pemain kesayangannya menggiring bola menuju mulut gawang sendirian lalu menendang hingga menghasilkan sebuah gol. Itu teriakkanku paling keras hingga urat leherku terlihat jelas. Jikapun kemudian dipaksakan diteruskan, kemungkinannya hanya

Cerpen – Masa Kecil Yang Hilang Read More »

Negeri Seorang ‘Raja’

Terceritakanlah sebuah negeri dengan seorang raja. Tercipta dari puing-puing sisa kejayaan negeri sebelumnya yang tertulis tinta emas sejarah masa lalu. Setelah menunggu berabad-abad lamanya, negeri ini terlahir juga ke dunia. Selamat tanpa cacat. Senang bukan main sang raja. Atas kesyukuran itu, diberikanlah 5 dari 8 wilayah yang ada di bawah kekuasaannya pada kerabat-kerabat dan anggota

Negeri Seorang ‘Raja’ Read More »

Paspor Oh Paspor

Petugas  : “Untuk apa bikin paspor?” Saya        : “Untuk pergi ke tanah suci.. dan keliling dunia.” *dengan pede-nya* Petugas   : *nada sinis* “Kamu punya uang berapa mau keliling dunia?” Saya  : “Yaah jalan mah ada aja, Pak..” Petugas  : “Zaman sekarang itu kalo mau ke luar negeri aja harus punya banyak uang,

Paspor Oh Paspor Read More »

60 Tahun Taufiq Ismail

“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah.” (QS. Al-‘Alaq : 1-3) Jelang sore kemarin, atas info seorang teman (terima kasih kepadanya saya ucapkan, semoga segala urusannya dimudahkan), saya menghadiri acara “60 Tahun Puisi Taufiq Ismail dalam Terjemahan Inggris” di Kampus UI Salemba. Sebenarnya

60 Tahun Taufiq Ismail Read More »

Do’a dalam Cita

Camara, 15 Juli 2013 Senin pagi, 15 Juli 2013, 08.25, aku menemukan diriku mematung sepersekian detik di dalam sebuah ruangan. Berdiri sendirian. Dihadapanku 18 anak usia 11-13 tahun duduk dengan rapi. Anak-anak itu begitu antusias, menunggu kalimat sambungan dari kalimat-kalimat milikku sebelumnya. Temanku yang berdiri di salah satu sudut ruangan pun melakukan hal sama, memandangku.

Do’a dalam Cita Read More »

PELAUT mUDA

Ingin kuceritakan sebuah kisah padamu, Kawan. Kisah ini hadir setelah aku menemukan sebuah alasan tidak masuk kelasnya seorang murid hari Selasa lalu. Alasan yang bagiku benar-benar baru. Alasan yang bagi telingaku terdengar asing: pergi melaut. Adalah Ahmad Dani, seorang anak kelas 6 SD berusia 13 tahun, berperawakan sedang, berkulit agak gelap –mungkin karena terlalu sering

PELAUT mUDA Read More »

Al-akh dan Ukhti

Al-Akh dan Ukhti

Sedikit curhat sih ini mah, tulisan ringan dalam rangka mengisi kekosongan. Saat masih SMA saya dan teman-teman saya menggunakan kata ustadz untuk memanggil semua guru. Tanpa kecuali. Selama ia guru dan mengajarkan kami ilmu. Hingga pernah terjadi kejadian lucu ketika guru ekstrakulikuler sepak bola kami yang didatangkan dari luar sekolah, kami panggi ustadz juga. Terkekeh-kekeh

Al-Akh dan Ukhti Read More »