Catatan

Berbagi Kisah

Berbagi Kisah

Assalamu’alaikum, Madanian.. Apa kabar semua? Lama ya kita tak jumpa. Semoga kabar baik selalu mengiringi teman-teman di mana pun berada saat ini. Dan semoga selalu dipermudah oleh Allah dalam segala aktifitas yang sedang dijalani. Catatan ini diperuntukan untuk teman-teman Madanian, khususnya alumni. Namun yang masih berada di Cahaya Madani pun, jika membaca ini, tak menutup kemungkinan …

Berbagi Kisah Selengkapnya »

Hari Lahir

Hari Lahir

Tangis seorang bayi pecah di sebuah ruang ukuran 10 x 5 meter pada sebuah rumah sakit di salah satu kota. Bersamaan dengan itu, pecah pula tangis seorang lelaki muda bersama istri di sampingnya yang masih terbaring kesakitan di atas dipan. Tapi ini bukan tangis kesakitan, namun tangis kebahagiaan. Tangis sepasang suami istri setelah penantian yang cukup panjang. Sepanjang 3 kali …

Hari Lahir Selengkapnya »

Setahun di Madani

Pintu gerbang ini masih sama dengan pintu gerbang yang pertama kali menyambut seorang anak SMP yang baru saja kehilangan harapan masuk SMA, hampir 14 tahun lalu. Dengan diantarkan guru-guru SMP dan ibunya, anak itu serasa mimpi bisa masuk melalui pintu gerbang ini.   Ilalang ini adalah ilalang yang sama dengan ilalang yang kutinggalkan lebih dari …

Setahun di Madani Selengkapnya »

Untuk Sebuah Nama

Begitu banyak aku pernah merasakan kehilangan: cita-cita, keluarga, seseorang, harapan hingga kepercayaan. Namun tak pernah kubayangkan akan kehilangan seseorang yang bahkan belum dilahirkan. Dari sekian banyak kehilangan, barangkali ini adalah kehilangan yang paling menyedihkan untuk dirasakan. Begitu banyak kepahitan yang pernah aku rasakan selama hidup ini: diusir dari rumah sendiri, dibakar dengan sengaja semua harta …

Untuk Sebuah Nama Selengkapnya »

Belajar Dari Teman

Begitu banyak orang belajar dari kesuksesan orang lain, tapi tak sedikit pula orang yang belajar dari kegagalan orang lain. Memang seperti itulah harusnya kita: belajar dari orang lain. Karena benar kata orang-orang, usia kita di dunia tak akan cukup untuk menjalani semua hal dalam hidup. Pun begitu dengan diriku, aku belajar dari seorang rekan. Aku …

Belajar Dari Teman Selengkapnya »

Perusak Kebahagiaan

Kebahagiaan datang dan pergi silih berganti. Kadang cukup lama menyinggahi, kadang hanya sebentar menghampiri. Ia datang bisa diundang, bisa juga tidak; bertahan lama atau hanya sejenak, dan pergi sesuka hatinya. Kebahagiaan bisa datang karena satu hal, juga bisa rusak lalu pergi karena hal lain. Ada kalanya kita disekap sebuah rasa saat melihat apa yang tidak …

Perusak Kebahagiaan Selengkapnya »

Surat untuk Perbankan Syariah

  Lahirnya International Development Bank (IDB) tahun 1975 di dunia internasional, dan Bank Muamalat Indonesia (BMI) tahun 1992 di negeri kita, menjadi tonggak bangkitnya kembali Ekonomi Islam yang selama ini seolah menghilang entah kemana. Bagi saya, bangkitnya Ekonomi Islam sama halnya dengan pudarnya dikotomi ilmu yang berlangsung berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus tahun di negeri ini -yang …

Surat untuk Perbankan Syariah Selengkapnya »

Dialah Kakekku

Ia adalah orang yang mengajariku agar jangan pernah menyerah pada apapun, siapapun dan bagaimanapun keadaan. Yang menanamkan semangat melakukan hal-hal yang orang lain anggap tidak mungkin untuk membuka sebuah kemungkinan. Yang telah mengisi dan menggantikan sosok yang teramat penting dalam kehidupan. Dan yang secara tidak langsung menanamkan karakter-karakter positif dari apa yang ia lakukan. Ya, …

Dialah Kakekku Selengkapnya »