Perjalanan

Curug Gendang

Setelah melepas baju dan mengambil sedikit ancang-ancang, saya menghempaskan tubuh saya dari ketinggian 7 meter menuju sebuah kolam yang terbentuk dari genangan air terjun di bawah sana. “Byuur!” suara tubuh saya beradu dengan air kolam di bawah air terjun tersebut. Terakhir kali meloncat seperti ini saya alami sekitar 10 tahun lalu saat masih seusia SMP […]

Curug Gendang Read More »

Behind the Scene

Bagi saya, segala sesuatu yang alami tanpa dibuat-buat adalah indah. Pun begitu dalam mengambil gambar. Saya memiliki kesenangan tersendiri ketika mengambil momen-momen tak sadar kamera. Saya suka foto-foto candid. Kamera adalah perpanjangan mata. Ia seperti mata kita. Maka apa yang ditangkap, selayaknya tanpa dibuat-buat, selayaknya tanpa direka-reka. Seperti halnya mata juga, tugas kamera mengambil lalu

Behind the Scene Read More »

Di Antara Gerbong Kereta Barang

Jika ditanya dimana peristiwa paling menegangkan selama berperjalanan terjadi, maka jawabannya seperti judul tulisan ini: di antara gerbong kereta barang. Peristiwa yang paling menguji adrenalin tersebut -bagi saya tentunya, adalah bergelantungan di antara gerbong kereta barang pukul 11 malam sendirian tanpa teman. Peristiwa ini terjadi di sebuah akhir pekan pada pertengahan tahun lalu. Saat itu

Di Antara Gerbong Kereta Barang Read More »

Pertemuan Pertama

Matahari masih cukup jauh menyentuh laut. Langit dipenuhi gerombolan awan yang berarak perlahan menyesaki. Menghalangi separuh sang surya yang hendak menyinari dunia. Hingga pendaran cahayanya pun tak jatuh sempurna pada hamparan pasir pantai yang sedang kususuri. Di kejauhan, aku menemukan sesosok tubuh terpungkur jongkok diatas karang yang jauhnya seperlemparan tangan dari garis pantai. Sendirian. Aku

Pertemuan Pertama Read More »

Sepotong Surga

Sepotong Surga

“Go easy on meI can’t help what I’m doingGo easy on meOh, I can’t help what I’m doing….” Lantunan lagu Renegade-nya Kings of Convenience mengiringi langkahku menjejaki pasir putih yang menghampar seluas tanah lapang. Rerimbunan daratan hijau berhiaskan karang coklat kehitaman samar-samar hadir jauh di ujung pandangan. Deburan ombak pantai, suara desiran pasir yang tersapu

Sepotong Surga Read More »

Upacara Seba yang Berbeda

Sempat ada tarik ulur mengenai waktu penyelenggaraan upacara Seba tahun ini antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten dengan Masyarakat Suku Baduy. Dengan alasan tertentu, Disbudpar provinsi Banten meminta masyarakat Baduy memajukan waktu penyelenggaran upacara Seba agar waktunya tepat. Namun pada akhirnya, upacara Seba tahun ini tetap berlangsung sesuai rencana awal: tanggal 17, 18,

Upacara Seba yang Berbeda Read More »

Bersepeda Keliling Banten (Part 1)

‘PDG 23’, tertulis jelas di tugu penanda jarak setinggi satu meter disamping saya. Pusat kota masih sejauh kilometer yang tertera disana, matahari hampir tenggelam, sedangkan saya masih di perjalanan yang sebagian besarnya hutan. Akan menginap disinikah saya malam ini? Saya kembali bergerak. Mengayuh sepeda dengan mengandalkan tenaga yang masih tersisa. Setelah menempuh perjalanan Serang-Cilegon-Anyer-Carita-Caringin-Jiput sejauh

Bersepeda Keliling Banten (Part 1) Read More »

Muqoddimatussafar

“Simpanlah mimpi besarmu, sedikit demi sedikit kau mewujudkannya menjadi nyata.” -Yollanda Octavitri, seorang kawan. Diketik melalui ponsel dengan penuh kesabaran, dari sudut sebuah bangunan di desa yang ada di salah satu dari 113 kabupaten tertinggal di Indonesia, saya ingin coba menuliskan sedikit tentang latar belakang perjalanan saya keliling Banten dengan sepeda sendirian hari ini dan

Muqoddimatussafar Read More »

Perjalanan

“Tak ada sesuatu hal baru dan berharga yang terjadi tanpa petualangan terlebih dahulu..” -Ozzie, salah satu anggota Laskar Jalanan Baker Street dalam kisah Sherlock Holmes. Tiga minggu terakhir ini, saya tiga kali berkunjung ke kampung Cibeo, salah satu perkampungan suku Baduy dalam. Itu artinya tiga kali juga saya menempuh perjalanan naik turun bukit, meniti tanjakan,

Perjalanan Read More »