Berhenti Mengagumi
Aku mundur.Takkan lagi berusaha membacamu seperti semenjak 56 bulan lalu.Terima kasih. Tertanda,Yang pernah dan masih mengagumimu.
Berhenti Mengagumi Read More »
Aku mundur.Takkan lagi berusaha membacamu seperti semenjak 56 bulan lalu.Terima kasih. Tertanda,Yang pernah dan masih mengagumimu.
Berhenti Mengagumi Read More »
Y: “Apa hujan telah mematrikan pasti jadwal jam terbangnya?Ia selalu jatuh di pukul sekian, menit sekian, detik sekian, setiap harinya..Tapi sepertinya jadwalku untuk merindu tak pernah beraturan, ia datang bahkan di waktu yang tak tepat, karena terlalu sering. Tak hanya saat hujan tiba.Bisakah rindu merapikan dirinya? Tidak usah serampangan datang. Sebab yang dirindu tak kunjung
Tentang Hujan: Sebuah Percakapan Read More »
Kita berseru kata-kata cinta, tanpa pernah berbuat apa-apa. Hanya diucap tanpa diserap. Hanya dijalani tanpa isi. Lalu setelah kita berada di penghujung pertemuan, betapa kita menyesal karena pernah tak mengacuhkan. Benarlah kata sebuah syair lagu: kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya amatlah berharga. Dan inilah kita, merindui dia yang telah pergi, padahal saat hadir
Selamat Jalan atau Selamat Tinggalkah? Read More »
Kata ‘selamat’ menjadi begitu berkesan saat disampaikan pada waktu yang tepat. Ucapan terima kasih ini, walau disampaikan terlambat, semoga tak mengurangi rasa yang tak sempat terungkap. Tak ada pembalasan kata ‘selamat’ selain ungkapan terima kasih. Itu yang kita tahu selama ini. Tapi di atas semua itu, ada yang lebih indah dari sekedar kata: doa. Dengannya,
Aku hanya laki-laki biasa yang tak pernah bermimpi untuk punya segala: kendaraan mewah, istana megah, harta melimpah, dan segala hal lain yang serba wah. Pada semua itu aku tak memiliki ketertarikan sama sekali.Aku hanya laki-laki yang bermimpi untuk punya rumah sederhana dengan tiga kamar di dalamnya: untuk kita berdua, anak-anak kita, dan tamu yang sesering
Saat teman-temanmu berkendara motor dan mobil pribadi, kau sangat menyukai naik kendaraan umum dan kereta api. Bagimu tak berkendara pribadi bukan hanya perkara filosofis, tapi memang sudah menjadi gaya hidup yang telah mengakar kuat. Lihat, bagaimana dalam hal ini kau telah membuatku terpikat. Saat orang-orang tampil dengan berbagai gaya busana, kau tetap memakai kerudungmu yang
Rasa-rasanya bulan Juni akan menjadi bulan paling ‘panas’ tahun ini. Seperti yang kita tahu, tak lama lagi kita akan punya pemimpin baru. Dan dua pertiga dari Juni dipilih untuk digunakan kampanye secara resmi. Aku sebenarnya heran, kenapa harus Juni? Maka di bulan ini, mungkin bukan hujan yang bijak lagi arif seperti kata Sapardi yang akan
Kampanye Bulan Juni Read More »
Sabtu, 24 Mei 2014, jelang siang, saya seolah dibawa oleh benda bernama waktu pada satu masa, beberapa lebih tepatnya. Dibawanya saya melalui lorong miliknya. Tak sampai selesai satu masa, sudah ditariknya saya ke masa berikutnya. Begitu seterusnya hingga kembali pada masa dimana saya berdiri saat ini. Seolah saya diajak jalan-jalan oleh waktu pada timeline hidup
Kembali pada Masa Lalu? Read More »
Tidakkah kau sebelumnya memberitahuku perihal kedatanganmu? Meminta izin masuk seperti layaknya seorang tamu. Tidak seperti ini: tiba-tiba berdiri di depan pintu kamar. Hingga membuatku melemparkan pertanyaan, kau ini utusan Tuhan untuk menguji kesetiaan atau memang dikirimkan-Nya untuk menggantikan? Sejujurnya aku heran. Atas pertanyaan itu kau memberikan jawaban sebuah senyuman. Dan aku makin heran. Lalu sebenarnya
Jikapun aku memanjatkan doa untukmu setiap malam, bukan tak mungkin ada yang berdoa untukmu setiap waktu. Dan di saat bersamaan, ada yang memanjatkan doa untukku lebih sering dari doaku padamu. Jikapun aku menaruh perhatian padamu diam-diam, bukan tak mungkin ada yang memperhatikanmu lebih rajin dariku. Juga di saat bersamaan, ada yang memperhatikanku tanpa pernah aku