Jurnal Ilmiah: Dulu Tugas Kaka-kaka Sarjana, kini Syarat Lulus Adek-adek SMA, Kok Bisa?

Beberapa pekan terakhir ini siswa-siswa kelas XII SMA di sekolah tempat saya mengajar sedang sibuk-sibuknya membuat karya ilmiah sebagai salah satu syarat kelulusan mereka. Selama beberapa bulan, mereka mendapat tugas untuk membuat satu karya ilmiah berupa paper atau jurnal dengan tema yang sudah mereka tentukan sendiri. Setiap satu orang siswa juga mendapatkan satu orang pembimbing untuk menyelesaikan karya ilmiahnya. Pembuatan karya ilmiah ini persis seperti pembuatan skripsi ketika dulu hendak lulus menjadi sarjana.

Seperti halnya tahapan membuat skripsi, karya ilmiah siswa kelas XII di sekolah saya ini juga memiliki tahapan yang sama. Mulai dari menentuntukan tema karya ilmiah, mengajukan judul, membuat karya ilmiah per bab untuk mendapatkan bimbingan dan revisi dari guru pembimbing hingga sidang karya ilmiah itu sendiri. Ya walau tidak sampai terpublikasikan di publikasi jurnal internasional terindeks scopus misal. Tapi yang jelas, seperti halnya membuat skripsi bagi sebagian mahasiswa, membuat karya ilmiah pun, bagi sebagian siswa di sekolah saya adalah hal yang cukup menguras waktu dan pikiran, hingga kadang menjadi momok yang menakutkan. hhe..

Suasana Tugas Paper Karyal Ilmiah SMA

Karya ilmiah, baik berupa paper, jurnal, skripsi, tesis, disertasi atau karya ilmiah lain merupakan publikasi ilmiah yang isinya tulisan-tulisan akademik, penelitian, analisis, atau tinjauan literatur yang ditulis oleh para ahli di bidangnya. Jika di perguruan tinggi saya dulu, skripsi kita biasanya dialihkan menjadi sebuah jurnal ilmiah atau artikel sehingga lebih ringkas untuk dapat dipublikasikan. Karena yang akan membaca tidak hanya oleh kalangan akademisi, namun juga mungkin orang awam atau orang yang tertarik pada bidang-bidang tertentu.

Jurnal ilmiah itu sendiri adalah tulisan akademik yang teramat penting dalam dunia penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi atau universitas. Mempublikasikan artikel di jurnal ilmiah adalah sebuah cara efektif untuk menyampaikan hasil penelitian kepada khalayak umum. Dalam catatan kali ini, saya coba akan membahas pengertian jurnal dan syarat-syaratnya agar dapat terpublikasikan.

Pengertian Jurnal

Jurnal ilmiah adalah publikasi periodik yang berisi artikel-artikel ilmiah hasil penelitian yang telah melalui proses peer review. Artikel-artikel dalam jurnal ilmiah tersusun berdasarkan metodologi penelitian yang ketat, data yang akurat, analisis mendalam, dan kesimpulan yang relevan. Tujuan utama jurnal ilmiah adalah menyebarkan pengetahuan baru dan orisinal kepada masyarakat ilmiah maupun orang awam yang tertarik pada topik-topik terentu seperti yang telah saya sampaikan tadi.

Karena menjadi bagian dari upaya pengembangan ilmu pengetahuan, biasanya karya ilmiah atau jurnal ini menjadi hal wajib di perguruan tinggi atau universitas saja. Namun kini, karya ilmiah atau jurnal juga menjadi muatan pelajaran atau mungkin sebagai tugas bahkan syarat kelulusan di Sekolah Menengah Atas. Hal ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan melihat asas kebermanfaatan hingga membuat jurnal atau karya ilmiah ini diperkenalkan semenjak SMA. Beberapa hal dari manfaat jurnal ilmiah atau karya ilmiah tersebut di antaranya:

  1. Upaya mengembangkan cara berfikir logis dan analitis
  2. Meningkatkan keterampilan bahasa dan literasi
  3. Mengembangkan kreativitas
  4. Mengasah atau meningkatkan kemampuan presentasi

Karya ilmiah atau jurnal ilmiah di SMA mungkin tidak sampai publikasikan, namun di perguruan tinggi hal ini sangatlah penting. Selain upaya menyebarluaskan hasil penelitian, publikasi ilmiah juga dapat mendapatkan angka kredit sebagai syarat kenaikan jenjang jabatan.

Syarat-Syarat Jurnal untuk Publikasi

Berikut beberapa syarat untuk jurnal agar sukses terpublikasi rangkuman dari berbagai sumber:

  1. Originalitas: Jurnal untuk publikasi harus merupakan karya asli penulis atau tim peneliti. Plagiarisme atau penggunaan karya orang lain tanpa izin sangat terlarang. Plagiarisme merupakan dosa besar di dunia penelitian.
  2. Relevansi: Jurnal harus relevan dengan ruang lingkup jurnal tujuan. Penulis harus memastikan bahwa topik penelitian mereka sesuai dengan fokus dan tujuan jurnal tersebut.
  3. Metodologi yang Kuat: Jurnal harus menjelaskan metodologi penelitian secara rinci. Metode penelitian harus kuat, dapat di ulang, dan memungkinkan pembaca atau peneliti lainnya untuk memverifikasi hasil penelitian.
  4. Data yang Valid: Jurnal harus didukung oleh data yang valid dan hasil analisis yang akurat. Penyajian data harus jelas dan pembaca dapat memahaminya dengan mudah.
  5. Kesimpulan yang Kuat: Kesimpulan dari penelitian harus didukung oleh temuan-temuan yang ada. Kesimpulan harus berasal dari analisis data yang teliti dan relevan.
  6. Referensi yang Lengkap: Jurnal atau artikel ilmiah harus mencantumkan referensi-referensi yang benar dan lengkap. Referensi harus mencakup sumber-sumber yang mendukung penelitian dan pemahaman konteks ilmiah.
  7. Format dan Struktur: Jurnal harus mematuhi format dan struktur yang ditetapkan oleh jurnal tersebut. Penulis harus mengikuti panduan penulisan yang telah tersedia untuk memastikan kesesuaian.

Dengan memahami pengertian jurnal ilmiah dan syarat-syaratnya, peneliti dapat mempersiapkan artikel mereka dengan baik sebelum mengajukan untuk publikasi. Publikasi di jurnal ilmiah yang terkemuka adalah langkah penting dalam mendukung perkembangan ilmiah dan pengakuan dalam komunitas akademik.

Demi kemudahan peneliti atau akademisi yang ingin mempublikasikan jurnal atau artikel ilmiah mereka, kini biasanya tersedia jasa review jurnal di beberapa lembaga baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Biasanya mereka menyediakan paket-paket untuk jasa review artikel jurnal ini. Mereka biasanya memiliki tim ahli yang siap memberikan review artikel jurnal profesional untuk menjadikan karya peneliti lebih baik dan lebih bagus. Salah satu penyedia jasa ini yang saya ketahui adalah asistentugas.com. Untuk lebih lengkapnya Anda bisa langsung ke websitenya.

Website Asisten Tugas

Semoga informasi ini bermanfaat bagi para peneliti yang ingin memperluas dampak penelitian mereka melalui publikasi jurnal ilmiah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *