Catatan

Dialah Kakek

Dialah Kakekku

Ia adalah orang yang mengajariku agar jangan pernah menyerah pada apapun, siapapun dan bagaimanapun keadaan. Yang menanamkan semangat melakukan hal-hal yang orang lain anggap tidak mungkin untuk membuka sebuah kemungkinan. Yang telah mengisi dan menggantikan sosok yang teramat penting dalam kehidupan. Dan yang secara tidak langsung menanamkan karakter-karakter positif dari apa yang ia lakukan. Ya, […]

Dialah Kakekku Read More »

Niat

“Boleh jadi amalan kecil menjadi besar pahalanya disebabkan niat. Dan boleh jadi amalan besar menjadi kecil pahalanya hanya karena niat.” ¬ Abdullah bin Mubarak Setelah perkara iman, dalam pembahasan hadits, niat selalu diutamakan dalam penyampaian. Persis seperti thaharah dalam pembahasan fiqih ibadah. Ini menggambarkan begitu besar dan penting keduanya. Kebersihan diri dengan thaharah mengawali segala

Niat Read More »

Catatan Perjalanan (1)

“Tak ada yang diambil selain foto dan pelajaran. Tak ada yang ditinggalkan selain jejak dan kenangan.” – Seseorang dalam perjalanan. Perjalanan biasa dilakukan sendirian atau bersama-sama. Dengan keluarga, teman-teman, pasangan, atau pun orang yang baru dikenal. Tapi pada akhirnya kita akan setuju bahwa perjalanan bersama siapa pun akan menyenangkan dilakukan. (Orang menyebalkan menjadi pengecualian.) Rasa-rasanya

Catatan Perjalanan (1) Read More »

Antara Desa dan Kota

Kota, terutama Jakarta sebagi metropolitan, selalu membuat terpesona manusia-manusia Indonesia. Pun begitu mungkin dengan penduduk di belahan bumi lain pada kota-kota metropolitan di negaranya. Kota selalu menjadi magnet dan alasan untuk orang-orang desa mendatanginya, bahkan kemudian mencintainya. Untuk yang terakhir, saya termasuk di dalamnya. Saya mencintai kota. Sungguh. Saya mencintai Jakarta, Bandung, Semarang, dan tak

Antara Desa dan Kota Read More »

Fakir Motivasi

Ada masa dimana kita menemukan diri kita dalam keadaan yang sebelumnya tak pernah terbayangkan. Dihinggapi semangat yang hilang, hasrat yang tiba-tiba lenyap menguap, digelayuti bertumpuk-tumpuk kejenuhan, bergunung-gunung kemalasan, hingga perasaan lain yang membuat kita kehilangan hasrat melakukan sesuatu. Entah itu pada perkara kewajiban atau bukan. Ada saat dimana kita dilanda keresahan yang kadang tak beralasan

Fakir Motivasi Read More »

Hymne Cahaya Madani CMBBS

Hymne Cahaya Madani

Cahaya MadaniTempat bernaungnya ibadahkuMengabdikan diri IllahiDengan segenap bersihnyaBerkibarlah selalu panjimuMencetak generasi berilmuMenuai segala harap dan do’akuDalam menata nilai hidupku Reff.Menegakkan kalimah IllahiMemancarkan mahligai madaniMewarnai hakekat insaniSemangat berjuangLi ilai kalimatillah 2x Cipt: Ust Adhien Audio music only Audio vocal only

Hymne Cahaya Madani Read More »

Setahun di Madani

Pintu gerbang ini masih sama dengan pintu gerbang yang pertama kali menyambut seorang anak SMP yang baru saja kehilangan harapan masuk SMA, hampir 14 tahun lalu. Dengan diantarkan guru-guru SMP dan ibunya, anak itu serasa mimpi bisa masuk melalui pintu gerbang ini.   Ilalang ini adalah ilalang yang sama dengan ilalang yang kutinggalkan lebih dari

Setahun di Madani Read More »

Bekal Pulang

“The most important thing in this life is not this life.” – A. Riawan Amin Hidup adalah sebuah perjalanan. Begitu kata orang. Kita menempuh satu dua rute untuk menuju satu dua tujuan. Kita jatuh-bangun-tegak-berdiri untuk meraih beberapa capain yang diinginkan. Rute dengan jalan-terjal-aral-merintang menghadang selama beperjalanan. Susah-senang-suka-duka pun dialami dalam menjalani kehidupan. Ya, hidup memanglah

Bekal Pulang Read More »

Rezeki

Sama halnya dengan kebahagiaan yang tak selalu diukur dengan harta bergelimang, rezeki pun tak selalu diukur dengan besarnya gaji setiap bulan. Ada yang digit gajinya hingga delapan, namun di akhir bulan selalu merasa kekurangan. Namun ada pula yang penghasilannya jutaan awal bahkan kurang, namun selalu Allah cukupkan dalam kebutuhan. Rezeki pun sebenarnya tak harus selalu

Rezeki Read More »

Mulai dari Nol

Ini adalah permulaan. Aku dari yang tak punya apa-apa, bukan siapa-siapa, belum menjadi apa-apa, dengan lancang menghadap ibumu sendirian dengan hanya bermodalkan cinta. Omong kosong macam apa coba? Tapi kau tahu, jawaban dari ibu (dan ayahmu) tak pernah aku sangka: selama kau bisa mencintai anakku seperti aku mencintanya, silahkan saja. Bawa ia. Ini adalah perkara

Mulai dari Nol Read More »