Risalah Madani
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh, Madanian di mana pun berada. Semoga selalu sehat dan selalu berada di bawah lindungan Allah subhanahu wata’ala. Walau kini jarak memisahkan, semoga kita tetap saling mengingat dan menguatkan satu sama lain dalam kebaikan.
Ada 2449 Madanian dalam 21 angkatan yang ada saat ini. 18 angkatan telah menjadi alumni dan 3 angkatannya masih menjadi siswa.
Dari 2449 Madanian tersebut, 1809 telah 3 tahun menjadi siswa dan kini menjadi alumni, sedangkan 640 masih menjadi siswa.
Dari 1809 alumni, ada 3 orang yang pernah menjadi guru di Cahaya Madani. Dari 3 orang itu, hanya ada 1 orang yang pernah menuliskan kisahnya saat menjadi siswa, menjadi guru dan juga menjadi alumni.
Bagaimana jika catatan seorang Madanian itu dibagikan ke 1000 lebih alumni untuk mendapatkan perspektif yang berbeda?
Bagaimana jika catatan yang ditulis dalam kurun lebih dari 16 tahun itu dibaca oleh 2000 lebih Madanian untuk menambah referensi ‘jiwa kemadanian’?
Bagaimana jika catatan yang pernah dan tidak pernah dipublikasikan itu dikumpulkan, dirapikan, disunting untuk dijadikan sebuah buku agar dapat dibaca dengan mudah oleh Madanian lain?
Dan, bagaimana jika kumpulan catatan yang seperti surat-surat tak terkirim itu dibukukan dan diberi judul “Risalah Madani”?
Risalah Madani adalah kumpulan catatan seorang Madanian yang telah hidup sebagai siswa juga sebagai guru di Tanah Madani, sekaligus sebagai alumni. Ini adalah catatan selama ia 3 tahun menjadi siswa, 3 tahun menjadi guru, dan 13 tahun menjadi alumni.
Risalah Madani adalah sebuah kumpulan catatan atas pengalaman, curahan hati, keresahan, hingga kontemplasi seorang Madanian bernama Achmad Anwar Sanusi atau yang biasa dipanggil Uci oleh Madanian lain, seorang Madanian angkatan pertama atau Madanian CM01.
Risalah Madani adalah bentuk dan ungkapan rasa syukur karena telah menjadi bagian dari Keluarga Besar Tanah Madani. Pernah hidup di Tanah Madani, baik sebagai siswa maupun sebagai guru sekaligus alumni, adalah kesyukuran hidup terbesarnya hingga saat ini. Ia yang pernah menjadi Ketua OSIS terlama selama sejarah CMBBS dan ketua tim formatur pembentukan Ikatan Alumni Cahaya Madani ini, ingin membagikan semuanya itu hanya kepada Madanian. Ya, hanya kepada Madanian. Terutama alumni.
Kumpulan catatan ini ditulis dalam bentuk buku cetak. Ditulis dalam rentang kurang lebih 16 tahun (2005 hingga 2021), yang sebagian besar ditulis berdasarkan peristiwa yang terjadi dan dialami berkaitan dengan Tanah Madani pada rentang waktu tersebut. Ada sekitar 80 catatan, bahkan lebih, yang ditulis dalam rentang waktu 16 tahun itu. Kumpulan catatan ini sebagian awalnya ditulis tangan dalam buku tulis, buku harian, buku saku, bahkan lembaran kertas yang berserakan lalu kemudian dikumpulkan dan dirapikan. Beberapa pernah dipublikasikan di blog ini, sebagian besar lagi belum pernah sama sekali. Kumpulan catatan ini diketik di aplikasi Microsoft Office berbayar, ditulis menggunakan jenis font yang dibeli, lalu diubah dalam bentuk dokumen pdf yang tidak gratis sebelum dicetak di percetakan secara self publishing lalu coba didaftarkan ISBN-nya. Dan juga, sampul buku ini didesain di aplikasi Adobe berlangganan. Ada sejumlah rupiah yang harus ditukar dengan semua itu.
Berikut nilai rupiah yang dapat ditukar dengan buku ini:
Rp 80.000,-
berlaku hingga 01 Agustus 2025
Karena buku ini hadir bersama semangat berbagi, maka saya berniat menyumbangkan sebagian rupiah yang dihasilkan buku ini untuk dana pendidikan/beasiswa Madanian yang barangkali akan membutuhkannya melalui Ikatan Alumni di kemudian hari. Semoga program yang berkaitan dapat segera terealisasi.
Sekali lagi, mohon maaf jika buku ini saya batasi, baik peredaran maupun jumlahnya. Dan saya juga sarankan hanya dibaca oleh para Madanian, terutama alumni. Terima kasih. Semoga bermanfaat.
Achmad Anwar Sanusi CM01